<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Learn and Share &#187; Networking</title>
	<atom:link href="http://www.gabrielsw.com/category/networking/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.gabrielsw.com</link>
	<description>Everything about Programming, Networking, Computer and E-Business</description>
	<lastBuildDate>Fri, 02 Jul 2010 09:48:10 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Radiasi Wi-Fi Bikin Anak Jadi Autis?</title>
		<link>http://www.gabrielsw.com/2010/01/radiasi-wi-fi-bikin-anak-jadi-autis/</link>
		<comments>http://www.gabrielsw.com/2010/01/radiasi-wi-fi-bikin-anak-jadi-autis/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Jan 2010 05:18:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gabriel Sebastian Wangsadipura</dc:creator>
				<category><![CDATA[Computer]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Networking]]></category>
		<category><![CDATA[autis]]></category>
		<category><![CDATA[radiasi wifi]]></category>
		<category><![CDATA[wifi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gabrielsw.com/?p=42</guid>
		<description><![CDATA[Manfaat Wi-Fi (wireless fidelity) memang besar terutama untuk  lalu lintas data. Namun bagaimana jika gara-gara Wi-Fi, penyakit autis  yang menyerang otak bisa melanda?
Sinyal Wi-Fi disinyalir bisa  mempercepat perkembangan autis pada anak-anak. Demikian diungkapkan  dalam sebuah studi yang dibesut oleh lembaga Australasian Journal of  Clinical Enviromental Medicine. Studi ini mengungkapkan hubungan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Manfaat Wi-Fi (<em>wireless fidelity</em>) memang besar terutama untuk  lalu lintas data. Namun bagaimana jika gara-gara Wi-Fi, penyakit autis  yang menyerang otak bisa melanda?</p>
<p>Sinyal Wi-Fi disinyalir bisa  mempercepat perkembangan autis pada anak-anak. Demikian diungkapkan  dalam sebuah studi yang dibesut oleh lembaga Australasian Journal of  Clinical Enviromental Medicine. Studi ini mengungkapkan hubungan antara  teknologi <em>wireless</em> dengan autisme. Mereka melakukannya dengan  mengadakan berbagai tes terhadap anak-anak penderita autis pada tahun  2005 dan 2006.</p>
<p>&#8220;Radiasi elektromagnetis dari Wi-Fi kelihatannya  menjebak unsur tertentu dalam otak dan menyebabkan gejala autisme pada  anak makin meningkat,&#8221; ungkap Dr. George Carlo, salah satu pembesut  studi ini seperti dikutip <strong>detikINET </strong>dari EeTimes, Kamis  (29/11/2007).</p>
<p>Sebelumnya, Dr George Carlo juga pernah meneliti  bahwa penggunaan ponsel juga berpengaruh terhadap meningkatnya angka  anak yang menderita autis. Gejala ini disebutnya mewabah di seluruh  dunia.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gabrielsw.com/2010/01/radiasi-wi-fi-bikin-anak-jadi-autis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>DDOS &#8211; Distributed-Denial-of-Service attack</title>
		<link>http://www.gabrielsw.com/2010/01/ddos-distributed-denial-of-service-attack/</link>
		<comments>http://www.gabrielsw.com/2010/01/ddos-distributed-denial-of-service-attack/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Jan 2010 03:13:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gabriel Sebastian Wangsadipura</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Networking]]></category>
		<category><![CDATA[DDOS]]></category>
		<category><![CDATA[DDOS Attack]]></category>
		<category><![CDATA[DoS]]></category>
		<category><![CDATA[Mailm Bomb]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gabrielsw.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[DDoS attack adalah Distributed-Denial-of-Service attack, sebuah usaha  untuk membuat suatu sumber daya komputer menjadi tidak bisa dipakai oleh  user-nya, dengan menggunakan ribuan zombie system yang ‘menyerang’  secara bersamaan. Tujuannya negatif, yakni agar sebuah website atau  layanan online tidak bisa bekerja dengan efisien atau bahkan mati sama  sekali, untuk sementara waktu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>DDoS attack adalah Distributed-Denial-of-Service attack, sebuah usaha  untuk membuat suatu sumber daya komputer menjadi tidak bisa dipakai oleh  user-nya, dengan menggunakan ribuan zombie system yang ‘menyerang’  secara bersamaan. Tujuannya negatif, yakni agar sebuah website atau  layanan online tidak bisa bekerja dengan efisien atau bahkan mati sama  sekali, untuk sementara waktu atau selama-lamanya. DDoS attack adalah  salah satu model dari DoS ( denial-of-service) attack.</p>
<p>Target serangan DoS attack bisa ditujukan ke berbagai bagian jaringan.  Bisa ke routing devices, web, electronic mail, atau server Domain Name  System.</p>
<p>Ada 5 tipe dasar DoS attack :</p>
<p>1. Penggunaan berlebihan sumber daya komputer, seperti bandwith, disk  space, atau processor.<br />
2. Gangguan terhadap informasi konfigurasi, seperti informasi  routing.<br />
3. Gangguan terhadap informasi status, misalnya memaksa me-reset TCP  session.<br />
4. Gangguan terhadap komponen-komponen fisik network.<br />
5. Menghalang-halangi media komunikasi antara komputer dengan user  sehingga mengganggu komunikasi.</p>
<p>DoS attack juga termasuk eksekusi malware, yang dimaksudkan untuk :</p>
<p>* Memaksimalkan kerja processor, sehingga memblok tugas-tugas yang  lain.<br />
* Memicu terjadinya error di dalam microcode.<br />
* Memicu error pada urutan instruksi dan memaksa komputer menjadi  tidak stabil dan locked-up.<br />
* Memanfaatkan error-error yang ada di system operasi yang berbuntut  pada ‘kematian’ system.<br />
* Membuat system operasi menjadi crash.<br />
* iFrame (D)DoS, di dalamnya terdapat sebuah dokumen HTML yang  sengaja dibuat untuk mengunjungi halaman web ber-kilobyte tinggi dengan  berulang-ulang, hingga melampaui batas bandwith.</p>
<p>Gejala-gejala DDoS attack :</p>
<p>* Kinerja jaringan menurun. Tidak seperti biasanya, membuka file  atau mengakses situs menjadi lebih lambat.<br />
* Fitur-fitur tertentu pada sebuah website hilang.<br />
* Website sama sekali tidak bisa diakses.<br />
* Peningkatan jumlah email spam yang diterima sangat dramatis. Tipe  DoS yang ini sering diistilahkan dengan “Mail Bomb”.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gabrielsw.com/2010/01/ddos-distributed-denial-of-service-attack/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Akses Hotspot Kecepatan Tinggi</title>
		<link>http://www.gabrielsw.com/2010/01/akses-hotspot-kecepatan-tinggi/</link>
		<comments>http://www.gabrielsw.com/2010/01/akses-hotspot-kecepatan-tinggi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Jan 2010 02:44:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gabriel Sebastian Wangsadipura</dc:creator>
				<category><![CDATA[Computer]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Networking]]></category>
		<category><![CDATA[buffalo]]></category>
		<category><![CDATA[buffalo wireles]]></category>
		<category><![CDATA[buffalo wireless N]]></category>
		<category><![CDATA[cisco small business]]></category>
		<category><![CDATA[cobo]]></category>
		<category><![CDATA[linksys]]></category>
		<category><![CDATA[linksys wireless N]]></category>
		<category><![CDATA[Nfiniti]]></category>
		<category><![CDATA[wireless buffalo]]></category>
		<category><![CDATA[wirelss linksys]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gabrielsw.com/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[Bosan dengan akses Hotspot yang lambat? Bukan zamannya lagi sekarang akses hotspot dengan koneksi yang lambat kayak siput. Barangkali itu salah satu bahasa marketing kalau mau jualan koneksi hotspot. Kalau itu memang problem anda ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk menelusur permasalahan tersebut. Cara pertama adalah memeriksa berapa bandwidth yang dialokasikan untuk koneksi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bosan dengan akses Hotspot yang lambat? Bukan zamannya lagi sekarang akses hotspot dengan koneksi yang lambat kayak siput. Barangkali itu salah satu bahasa marketing kalau mau jualan koneksi hotspot. Kalau itu memang problem anda ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk menelusur permasalahan tersebut. Cara pertama adalah memeriksa berapa bandwidth yang dialokasikan untuk koneksi hotspot. Kalau yang dialokasikan memang kecil ya selesai sudah persoalan. Karena jawabannya adalah menaikkan kapasitas bandwidth yang lewat hotspot device. Tetapi jika koneksi internet sudah cepat tetapi terkendala oleh perangkat hotspot yang jadul, mungkin ini akan bermanfaat. Tulisan kali ini akan mencoba meninjau dari segi teknologi wireless yang dipakai agar <strong>Kecepatan Hotspot dapat ditingkatka</strong>n. <strong>Meningkatkan kecepatan download, kecepatan upload dan transfer file antar PC.</strong><span id="more-630"> </span> Dengan jaringan Wifi terkadang transfer data antara satu PC/laptop dengan PC lain terasa lebih lambat dibandingkan transfer data dengan media kabel. Mengapa demikian? Saat ini  Jaringan LAN (Local Area Network) menggunakan media kabel memiliki kecepatan terendah 10 Mbps, yang umum dipakai berkecepatan 100 Mbps, teknologi terbaru dengan Gibabit Ethernet mampu melakukan transfer data 1 Gbps.</p>
<p>T<strong>eknologi wireless menggunakan standard <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/IEEE_802.11">IEEE 802.11</a></strong> .  Standard tersebut telah mengalami perkembangan dan penyempurnaan dari mulai generasi pertama hingga generasi terakhir.</p>
<p><strong>802.11</strong></p>
<p>Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) membuat standar WLAN pertama. Mereka menyebutnya 802,11 setelah nama dari kelompok yang dibentuk untuk mengawasi perkembangannya. Sayangnya, <strong>802.11</strong> hanya didukung jaringan <strong>maksimum bandwidth dari 2 Mbps</strong> , terlalu lambat untuk sebagian besar aplikasi. Untuk alasan ini, produk-produk nirkabel 802.11 biasa tidak lagi diproduksi.</p>
<p><strong>802.11b</strong></p>
<p>IEEE mengembangkan standar 802.11 awal pada bulan Juli 1999, menciptakan spesifikasi 802.11b. <strong>802.11b mendukung bandwidth sampai 11 Mbps</strong>, sebanding dengan Ethernet tradisional.</p>
<p><strong>802.11a</strong></p>
<p>Bersamaan dengan pengembangan 802.11b, IEEE membuat ekstensi kedua untuk standar 802.11 yang disebut 802.11a. Karena 802.11b diperoleh dalam popularitas jauh lebih cepat daripada 802.11a, sebagian orang percaya bahwa 802.11a diciptakan setelah 802.11b.</p>
<p><strong>802.11a mendukung bandwidth sampai 54 Mbp</strong>s dan sinyal dalam spektrum frekuensi diatur sekitar 5 GHz. Lebih tinggi dibandingkan dengan frekuensi yang lebih pendek 802.11b jangkauan jaringan 802.11a. Frekuensi yang lebih tinggi juga berarti sinyal 802.11a memiliki lebih banyak kesulitan menembus dinding dan penghalang lain.Karena 802.11a dan 802.11b menggunakan frekuensi yang berbeda, kedua teknologi tidak kompatibel satu sama lain.</p>
<p><strong>802.11g</strong></p>
<p>Pada tahun 2002 dan 2003, produk-produk WLAN dapat mendukung standar yang lebih baru yang disebut 802.11g muncul di pasar. 802.11g merupakan usaha untuk menggabungkan yang terbaik dari kedua standard yaitu 802.11a dan 802.11b. 8<strong>02.11g mendukung bandwidth sampai 54 Mbps</strong>, dan menggunakan frekuensi 2.4 Ghz untuk rentang yang lebih besar. 802.11g kompatibel dengan 802.11b, yang berarti bahwa jalur akses 802.11g akan bekerja dengan adapter jaringan nirkabel 802.11b dan sebaliknya.</p>
<p><strong>802.11n</strong></p>
<p>generasi ketiga Wi-Fi standar untuk jaringan wireless di rumah. Peralatan <strong>802.11n </strong>kompatibel dengan 802.11g yang lebih tua atau peralatan 802.11b, dan mendukung koneksi nirkabel lebih cepat di atas jarak yang lebih jauh.<strong>Transfer Rate sampai lebih dari 100 Mbps. </strong>Menggunakan teknologi <strong>MIMO (Multiple-Input Multiple-Output).</strong></p>
<div id="attachment_636" class="wp-caption aligncenter" style="width: 394px;"><img class="size-full wp-image-636 " title="Wireless N Produk Linksys" src="http://tukangsapu.web.id/wp-content/uploads/2009/10/linksys.png" alt="linksys" width="384" height="307" /></p>
<p class="wp-caption-text">Wireless N Produk Linksys</p>
</div>
<p>Saat ini di pasaran sudah banyak produk berteknologi dengan standard 802.11n atau sering disebut dengan Wireless N. Dengan demikian kemampuan transfer data lebih besar lagi. <strong>Salah satu cara meningkatkan kecepatan akses hotspot adalah menggunakan AP hotspot berteknologi wireless N,</strong> dengan catatan wireless client (Laptop) juga harus sudah mendukung wireless N. Kalau belum mendukung ya sama saja. Catatan kedua apakah koneksi internet sudah diatas 100 Mbps??  Dengan menggunakan <strong>wireless N dapat meningkatkan kecepatan download maupun kecepatan upload</strong>.</p>
<div id="attachment_637" class="wp-caption aligncenter" style="width: 490px;"><img class="size-full wp-image-637" title="Wireles N Produk Buffalo" src="http://tukangsapu.web.id/wp-content/uploads/2009/10/buffalo-wireless-n.jpg" alt="buffalo wireless-n" width="480" height="480" /></p>
<p class="wp-caption-text">Wireles N Produk Buffalo</p>
</div>
<p style="text-align: center;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gabrielsw.com/2010/01/akses-hotspot-kecepatan-tinggi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
